Ribuan Bibit Lobster Ilegal Berhasil Diamankan Tim Pengamanan Bandara Juanda

SIDOARJO_WARTAINDONESIA.co – Ribuan bibit lobster ilegal yang akan diselundupkan melalui Bandara Udara Internasional Juanda, berhasil digagalkan oleh Tim pengamanan Bandar Udara Internasional Juanda Aviation Security dan Satgaspam TNI AL.

Bibit lobster ilegal tersebut dapat diamankan pada Rabu, 15 Juli 2020 saat akan terbang menggunakan  pesawat Lion Air JT-971 menuju Bandar Udara Hang Nadim Batam.

Heru Prasetyo selaku General Manager Bandar Udara Internasional Juanda mengatakan bahwa, pengagalan penyelundupan bibit lopster terjadi di area SCP 1. Dimana, saat koper yang berisikan bibit lobster melewati pemeriksaan mesin X-ray.

“Tim Aviation Security mendapati citra X-Ray yang mencurigakan lalu dilakukan pemeriksaan manual kemudian hasil pemeriksaan barang tersebut merupakan bibit lobster,” ucap Heru melalui rilisnya, Jumat, (17/07/20).

Saat akan dilakukan pemeriksaan terhadap koper tersebut, lanjut Heru, tersangka (kurir) langsung melarikan diri. Tim pengamanan Bandar Udara Internasional Juanda langsung melakukan pengejaran dan menangkap tersangka yang akan keluar melalui toll gate parkir Terminal 1 (T1) Bandar Udara Internasional Juanda.

Saat dilakukan pemeriksaan, di dalam koper tersebut terdapat 32 kantong plastik berisikan total 3.915 ekor bibit lobster dengan jenis pasir dan mutiara. Sedangkan, menurut pengakuan tersangka penyelundupan dilakukan dengan cara barang dimasukkan untuk check-in lebih dulu. Apabila lolos dari pemeriksaan SCP1 kurir dan pemilik lobster tersebut akan bertemu di area check-in.

“Saat ini para pelaku masih diamankan di Polres Kabupaten Sidoarjo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Karena masuk dalam kasus mengadakan serta mendistribusikan sumber daya ikan berupa bibit lobster tanpa ijin,” terangnya.

Heru sangat mengapresiasi Tim Pengamanan Bandar Udara Internasional Juanda dalam upaya pencegahan penyelundupan ini. Dan, kedepan akan terus meningkatkan pengawasan lalu lintas ikan dan hasil perikanan melalui bandara bersama stakeholder terkait yaitu Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan Surabaya I dan TNI AL agar tidak ada lagi penyelundupan hasil perikanan melalui bandara.

Perlu diketahui, sebelumnya, pada Januari 2019 Tim pengamanan Bandar Udara Internasional Juanda berhasil menggagalkan penyelundupan 3.656 ekor bibit lobster senilai Rp 600 juta yang akan dibawa ke Singapura. Kemudian, pada Juni 2019 bersama Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan Surabaya I, Kantor Bea dan Cukai KPPBC Tipe Madya Pabean Juanda dan TNI AL juga pernah mengagalkan penyelundupan 113.300 ekor bibit yang diperkirakan senilai Rp 17,3 Miliar. (*)

  • Pewarta : Tulus W
  • Foto : Istimewa
  • Penerbit : Dwito

You may also like...