70 Persen Lulusan Cita Hati School Berhasil Masuk Universitas Bergengsi Dunia
SURABAYA || WARTAINDONESIA.co – Kerja keras, konsistensi dan semangat belajar yang tinggi mengantarkan Winston Halim, siswa Cita Hati Christian School Citraland Campus meraih kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di sejumlah universitas bergengsi dunia.
Hal ini membuktikan, Cita Hati School berhasil menerapkan system pendidikan International Baccalaureate (IB). Dimana, membekali siswa dengan kemampuan berpikir kritis, keterampilan riset, kolaborasi dan perspektif global melalui pendekatan pembelajaran berbasis inquiry.
Robin Simon, Head of Counseling Department Cita Hati Senior School Citraland Campus mengaku bangga dan bersyukur setiap tahun kurang lebih 70 persen siswa yang lulus diterima diberbagai universitas terbaik di luar negeri. Salah satunya adalah Winston Halim.

“Pendekatan pembelajaran berbasis inquiry ini mampu mendorong siswa untuk tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menerapkannya dalam menyelesaikan permasalahan nyata,” kata Robin sat dijumpai di Cita Hati Senior School Citraland Campus pada Kamis, (04/06/26).
“Kami bangga melihat Winston bertumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap sesame,” imbuhnya.
Melalui kurikulum IB Continuum, lanjut Robin, Cita Hati School berupaya membekali siswa dengan kemampuan berpikir kritis, semangat belajar sepanjang hayat, serta perspektif global yang selaras dengan nilai Character, Faith, dan Wisdom yang ditanamkan.
“Pencapaian Winston menjadi salah satu contoh bagaimana potensi siswa dapat berkembang melalui dukungan yang tepat dari sekolah, keluarga, dan lingkungan belajar,” tegasnya.
Winston berhasil diterima di empat institusi pendidikan internasional ternama. Diantaranya, University of Hong Kong, Shanghai Jiao Tong University, Zhejiang University dan Singapore Management University.
“Bangga dan sangat senang sekali. Karena bisa diterima di perguruan tinggi bergengsi di luar negeri sudah menjadi impian saya sejak duduk di bangku SMP,” terang Wisnton.
Wisnton mengaku, keberhasilannya hingga bisa diterima di empat perguruan tinggi ternama ini selain karena belajar secara tekun dan berani mencoba hal baru, juga berkat dorongan serta doa para guru dan orang tua.
Winston merupakan siswa yang cerdas dan berprestasi di sekolah. Hal ini dibuktikan dengan berbagai prestasi yang telah diraihnya. Diantaranya, berhasil meraih Juara 1 Indonesian Mathematical Modeling Challenge serta Honorable Mention pada International Mathematical Modeling Challenge.
Selain itu, juga memperoleh Juara 3 NASA International Space Apps Challenge Surabaya dan Juara 3 Indonesian Mathematical Modeling Challenge pada kesempatan berbeda.
Winston juga menorehkan prestasi dalam berbagai kompetisi matematika internasional. Diantaranya, Bronze Medal pada World Mathematics Invitational, Bronze Award pada Singapore Math Competition International Round, dan Silver Award pada Singapore Math Competition Regional Round.
Hebatnya lagi, ia juga pernah menjadi peserta ASEAN Junior Science Communicators Conference yang mempertemukannya dengan pelajar-pelajar muda berbakat dari berbagai negara di Asia Tenggara.
Selain unggul secara akademik, Winston juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Seperti, menjadi relawan Helping Hands Surabaya untuk mengajar Bahasa Inggris dan Matematika kepada anak Panti Asuhan Pondok Hayat.
Ia juga terlibat sebagai co-organizer dalam kegiatan CH Cares bersama teman-teman sekolahnya dengan menyalurkan kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, serta pakaian kepada 198 warga di sekitar lingkungan sekolah.
“Pendidikan tidak hanya tentang pencapaian akademik, tetapi juga tentang bagaimana ilmu yang dimiliki dapat memberikan manfaat bagi orang lain,” ungkap Winston. (*)
- Pewarta : Tulus Widodo
- Foto : Tulus
- Editor : Rizal IT