Pentingnya Peran Humas Sebagai Cooling System Dalam Pemilu 2024

SEMARANG_WARTAINDONESIA.co – Sebagai wujud kesiapan Polda Jateng dalam upaya menciptakan kondusifitas kamtibmas menjelang pemilu 2024, Bidhumas Polda Jateng menggelar Focus Group Discussion (FGD).

Mengusung tema “Optimalisasi Peran Humas sebagai Cooling System guna mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif dalam Pemilu 2024”, FGD yang diadakan pada Rabu, (20/09/23) di Hotel Grasia Semarang dibuka oleh Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Satake Bayu Setianto.

Adapun yang menjadi narasumber dalam acara yaitu Kasubbid Cyber Ditreskrimsus Polda Jateng AKBP Sulistyaningsih, Ketua IJTI Jateng Teguh Hadi Prayitno, Ketua Mafindo (Masyarakat Anti Fitnah Indonesia) Farid Zamroni, Waketum Bidang Humas BPPMI Yanuar Lukman dan Pengurus Perkumpulan Sosial Harjanto Halim.

Kabidhumas mengungkapkan bahwa Pemilu 2024 rawan terjadi konflik yang berpotensi mengakibatkan polarisasi di masyarakat. Melalui perannya sebagai Cooling System, fungsi humas mempunyai peran besar untuk mengedukasi masyarakat dan memberikan literasi sesuai kaidah jurnalistik yang baik.

“Humas juga memiliki tugas penting untuk mendeteksi dan menanggulangi potensi konflik  atau ketegangan di masyarakat. Melalui perannya sebagai cooling system harus mampu meredakan ketegangan dan membangun dialog yang konstruktif di berbagai pihak,” Ucap Bayu.

Untuk memastikan pesan edukasi yang disampaikan dapat jelas dan tepat sasaran, lanjut Kombes Satake, fungsi Humas Polri perlu bersinergi dengan pihak-pihak terkait seperti awak media, influencer  dan organisasi masyarakat lainnya.

“Melalui upaya bersama, kita dapat menciptakan situasi yang kondusif  menjaga stabilitas sosial dan memastikan bahwa proses demokrasi dapat berjalan dengan lancar dan adil,” terangnya.

Sementara itu, Kordiv Humas Bawaslu Jateng M. Rafiudin menyambut baik acara yang digelar tersebut. Menurutnya dengan kegiatan ini diharapkan dapat meminimalisir konten negatif dan mencegah terjadinya polarisasi di masyarakat.

Baca Juga  Personel Dismatbek Koarmada II Sigap dan Kompak Menangani Kebakaran

“Setiap pemilu pasti ada saja peristiwa yang menyangkut tentang berita bohong, disinformasi, ujaran kebencian, adu domba dan sebagainya. Ini sangat berbahaya. (Kegiatan) hari ini menjadi upaya kita bersama (Polri, KPU, Bawaslu dan Media) untuk meminimalisir hal itu,” pungkas Rafiudin. (*)

  • Pewarta : Diwan Ndut
  • Foto : Istimewa
  • Penerbit : Dwito

You may also like...