Siswa SMA Labschool Unesa Ikuti Program Pre-University Class
SURABAYA || WARTAINDONESIA.co – Dalam rangka mendukung penguasaan multibahasa, SMA Labschool Unesa 1 Surabaya ajak siswa siswi mengikuti program Pre-University Class di Universitas Negeri Surabaya (Unesa).
Sebanyak 167 siswa kelas X mengikuti program Pre-University Class angkatan 2026 di Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unesa Kampus II Lidah Wetan Surabaya selama 1 semester.
Kepala Lembaga Labschool Unesa, Prof. Dr. Sujarwanto, M.Pd menyampaikan bahwa, program Pre-University Class ini merupakan bagian dari terobosan berkelanjutan Unesa dan Labschool untuk memberikan pengalaman “sekolah rasa kuliah” bagi para peserta didik sejak dini.

“Dimana, tujuannya adalah untuk mengenalkan atmosfer perkuliahan, memahami sistem belajar di universitas, serta memperkuat kompetensi bahasa asing bagi para siswa,” ucap Prof. Sujarwanto saat mengunjungi siswa SMA Labschool Unesa 1 di program Pre-University Class pada Selasa, (01/09/26) di FBS Unesa.
Menurut Prof. Sujarwanto, ada empat pilihan bahasa dalam program Pre-University Class yang bisa dipilih oleh siswa sesuai minatnya. Diantaranya, bahasa Inggris, Jepang, Mandarin dan Jerman. Dimana, nantinya, para siswa bisa belajar bersama mahasiswa angkatan 2026 di prodi S1 FBS Unesa.
“Setelah mereka menyelesaikan program ini, nanti akan mendapatkan sertifikat dari Dekan FBS Unesa. Ini bisa jadi modal bagi mereka untuk masuk ke perguruan tinggi. Misalnya, mereka masuk di Unesa nanti akan direkognisi sebagai mata kuliah,” terangnya.
Ditempat yang sama, Kepala Sekolah SMA Lapschool Unesa 1 Surabaya, Dewi Purwanti, SP.d MP.d mengaku bangga semua siswa antusias mengikuti program Pre-University Class di Unesa. Dari 4 pilihan bahasa yang ditawarkan terbanyak siswa mengambil jurusan bahasa inggris.
“Melalui program ini, kami berharap siswa bisa lebih maksimal belajar penguasaan multibahasa. selain belajar di sekolah, siswa juga belajar di program perkuliahan di FBS. Sehingga, siswa bisa merasakan sekolah berasa kuliah,” tandas Dewi.
Sedangkan, lanjut Dewi, untuk pilihan terbanyak pertama adalah bahasa Inggris ada 7 kelas dengan total 81 siswa. Kedua, bahasa Jerman ada 2 kelas dengan total 35 siswa. Ketiga, bahasa Mandarin ada 3 kelas dengan total 32 siswa. Keempat, bahasa Jepang ada 2 kelas dengan total 19 siswa.
Menariknya lagi, selepas program Pre-University Class akan ada volunteer atau relawan dari mahasiswa FBS Unesa yang akan mendampingi atau melatih di Labschool yang disebut SABALNESA (Sahabat Bahasa Asing Labschool Unesa).
SABALNESA Labschool Unesa merupakan program yang dirancang untuk memperkuat kompetensi bahasa asing bagi siswa secara terstruktur, menyenangkan, dan berkelanjutan yang berkolaborasi strategis dengan FBS Unesa.
Melalui program ini, SMA Lapschool berharap dapat mematangkan kompetensi para siswa. Sehingga, bisa cepat beradaptasi dan berinovasi ketika masuk perguruan tinggi.
Keseruan program Pre-University Class dirasakan semua siswa SMA Lapschool Unesa 1. Salah satunya, Caryssa Putri Nararaya (15) siswi kelas X yang memilih jurusan bahasa Mandarin. Ia mengaku ingin bisa jago berbahasa Mandarin karena punya impian bisa kuliah di kampus China.
“Seru dan menyenangkan. Bisa belajar langsung bareng kakak kakak mahasiswa Unesa. Serta, guru pembimbingnya langsung dari china. Meskipun mendapatkan kesempatan hanya 1 semester, semoga pengalaman ini bisa memberikan dampak luar biasa bagi kita semua,” ungkap Putri. (*)
- Pewarta : Tulus Widodo
- Foto : Tulus
- Editor : Rizal IT