Teh “Meditea” Inovasi Unair Membantu Tingkatkan Imunitas Penderita Covid-19

SURABAYA_WARTAINDONESIA.co – Setelah dilakukan penelitian ternyata teh dapat membantu meningkatkan imunitas dan proses penyembuhan penderita Covid-19. Karena, teh memiliki kandungan Epigallocatechin-3-Gallate (EGCG) di dalamnya.

Namun, tidak semua jenis teh memiliki kandungan EGCG. Berbagai jenis teh yang dikenal masyarakat seperti teh putih (teh pucuk), teh hijau, teh oolong dan teh hitam memiliki EGCG dalam kondisi yang berbeda.

Prof. Dr. Apt. Djoko Agus Purwanto, M.Si. dari Fakultas Farmasi Unair menjelaskan bahwa, prioritas utama dalam masa pandemi Covid-19 saat ini adalah bagaimana menjaga dan meningkatkan kesehatan tubuh. Salah satunya dengan mengkonsumsi teh.

“Banyak penelitian tentang teh yang sudah dipublikasikan di jurnal-jurnal ilmiah, baik yang baru maupun yang lama. Berdasarkan jurnal-jurnal baru teh dikatakan bisa meningkatkan innate immunity pada penderita Covid-19,” ujar Prof. Djoko, Jumat, (10/09/21).

Menurut Prof. Djoko, teh hitam adalah teh yang difermentasi dan banyak dikonsumsi masyarakat. Akibat dari fermentasi tersebut, kandungan EGCG di dalam teh hitam rusak. Sehingga memiliki kandungan EGCG rendah. Sedangkan, teh hijau yang tidak mengalami fermentasi mengandung EGCG paling tinggi. EGCG dari teh hijau memiliki sifat anti-oxidant 100 x vit C dan 25 x vit E.

“Sifat antioxidant EGCG yang sangat kuat memiliki banyak manfaat seperti anti-cancer, anti-hypertension, anti-diabetes, anti-HIV dan antiviral, anti-atherosclerosis, anti-cholesterol, dan neuroprotective,” terangnya.

Namun, banyak masyarakat mengatakan minum teh bisa merusak ginjal. Menurut Prof Djoko Itu adalah pendapat yang keliru. Tidak ada satupun penelitian yang mengatakan teh dapat merusak ginjal. Teh justru bagus untuk ginjal. Kandungan utama teh, EGCG, dapat mengobati kerusakan ginjal.

EGCG dapat mencegah masuknya virus ke dalam sel. Tidak hanya itu, EGCG juga mampu menjaga sistem imun dan mencegah peradangan (inflamasi). Dalam salah satu riset bahwa EGCG adalah potential therapeutic agent untuk penderita Covid-19 yang bergejala maupun tidak.

Baca Juga  Unair Salurkan Bantuan 2.000 Paket Sembako untuk Warga Kota Surabaya

Potential therapeutic agent merupakan kemampuan EGCG dalam menyembuhkan atau menangani suatu penyakit, dalam hal ini Covid-19. EGCG dikatakan demikian karena kemampuannya menekan ekspresi IL-6.

Tentunya selain EGCG, teh tersusun dari senyawa lain yaitu kafein. Kandungan kafein pada teh cukup tinggi sehingga dapat meningkatkan asam lambung. Oleh sebab itu, Prof. Djoko bersama dengan Fakultas Farmasi Unair mengeluarkan produk minuman teh hijau yang bernama Meditea.

Meditea adalah minuman teh hijau yang sudah di ekstrak sehingga mengandung EGCG saja dan aman untuk lambung. Meditea dapat ditemukan di platform belanja online seperti Shopee, Tokopedia, dan Lazada. (*)

  • Pewarta : Tulus W
  • Foto : Istimewa
  • Penerbit : Dwito

You may also like...