Troli Peti Jenazah Beroda “Tank” Karya UK Petra, Permudah Kinerja Petugas Pemakaman

SURABAYA_WARTAINDONESIA.co – Demi memberikan kemudahan para petugas pemakaman menjalankan tugas mulianya, mahasiswa dan dosen Program Studi Teknik Mesin Universitas Kristen Petra (UK Petra) Surabaya tercetus untuk menciptakan Troli Peti Jenazah yang didesain khusus menggunakan roda “tank”.

Troli Peti Jenazah karya kolaborasi antara dosen dan mahasiswa ini merupakan Program Pengabdian kepada Masyarakat Prodi Teknik Mesin. Diantaranya, Fandi D Suprianto, S.T., M.Sc, Yopi Y Tanoto, ST. M.T., Amelia, S.T., M.T., Ian H Siahaan, S.T., M.T., Ivan Christian dan Guntar Henjaya,

Fandi D Suprianto selaku Ketua Tim mengatakan bahwa,  Troli Peti Jenazah ini merupakan bentuk apresiasi yang diberikan kepada petugas pemakaman yang rela mengabdi menjalankan tugas mulia memakamkan jenazah yang terdampak Covid-19.

“Terlebih lagi, saat ini musim penghujan terkadang menyulitkan kinerja para petugas penggali dan pengubur jenazah untuk mengusung peti jenazah dari ambulance menuju liang lahat,” kata fandi, Kamis, (11/03/21).

Dengan menggunakan Troli Peti Jenazah beroda tank ini, lanjut Fandi, yang dirancang khusus agar proses mengangkat jenazah dapat digantikan dengan frame pada meja yang dapat didorong maupun ditarik dengan menambahkan bagian handle.

“Sedangkan, untuk memudahkan pemindahan peti menggunakan roda dengan roller, sedangkan mengatasi tanah yang becek atau berlumpur di waktu penghujan, digunakan sistem roda rantai agar tetap dapat dijalankan di lahan yang becek,” terangnya.

Untuk uji coba, Troli Peti Jenazah beroda tank karya UK Petra ini diserahkan kepada pengelola Tempat Pemakaman Umum (TPU) Keputih-Surabaya. Dimana, TPU Keputih, Surabaya memang merupakan salah satu lokasi yang dipersiapkan secara khusus untuk penguburan jenazah pasien Covid-19.

“Maka dari itu kami kemudian membuat alat bantu khusus ini, menyesuaikan kebutuhan yang ada di TPU Keputih. Menurut survei dan informasi dari DKRTH, sifat tanah di Keputih memang berbeda,” tandasnya.

Baca Juga  Dua Mahasiswi UK Petra Raih Juara Surabaya Fashion Designer Award 2020

Tidak seperti layaknya Troli Peti Jenazah pada umumnya, ciri khas inovasi ini terletak pada rodanya. Menggunakan roda yang menyerupai roda “tank”, troli ini sangat cocok untuk sifat tanah di TPU Keputih, Surabaya. Dengan spesifikasi menggunakan frame dari besi sedangkan rodanya dari karet dan besi, berat troli ini mencapai 165 kilogram.

Zulfan petugas pemakaan yang mencoba Troli Peti Jenazah beroda tank mengaku terbantu dan mempermudah proses pemakaman. Terlebih dimusim penghujan yang mana tanah menjadi becek dan licin. Sehingga, alat tersebut sangat membantu menghemat tenaga

“Alat ini sangat membantu kami. Biasanya peti COVID-19 ini diangkat oleh empat hingga lima orang dari mobil ambulance menuju liang lahat. Akan tetapi dengan alat ini cukup hanya dibutuhkan tiga orang saja, jadi bisa menghemat tenaga,” ungkap Zulfan.

Meski mencapai berat alat tersebut diatas 100 kilogram dengan dimensi panjang 2320 mm, lebar 470 mm dan tinggi 660 mm akan tetapi sangat ringan jika secara bersamaan didorong dan ditarik oleh masing-masing satu orang petugas. (*)

  • Pewarta : Tulus W
  • Foto : Istimewa
  • Penerbit : Dwito

You may also like...