UNESA Modifikasi Sistem Kuliah Kerja Nyata di Tengah Pandemi Covid-19

SURABAYA_WARTAINDONESIA.co – Bagi civitas akademika Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Pandemi Covid-19 bukanlah suatu penghalang bagi untuk tetap melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di tahun 2020.

Bedanya, pelepasan 2.806 mahasiswa KKN 2020 gelombang ketiga bertajuk “Unesa Membangun Desa di Masa Pandemi Covid-19” yang dilakukan pada Senin, 29 Juni 2020 dilaksanakan secara virtual dengan dihadiri oleh Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Drs. Abdul Halim Iskandar, M.Pd, Mitra Kunci USAID, Drs. Amrullah, MBA,MM dan Natasha Manuela Halim selaku Miss World Asia 2016.

Rektor Unesa, Prof. Dr. Nur Hasan,M.Kes, menyampaikan bahwa, tujuan KKN sendiri merupakan bentuk pengabdian masyarakat, utamanya mendukung pembangunan nasional melalui optimasi sumber daya di desa oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Surabaya.

“Sedangkan, vaksin yang ampuh untuk sementara ini adalah dengan menerapkan rumus 4 M dalam pelaksanaan KKN. Diantaranya, Memakai Masker, tetap Menjaga jarak, Rajin Mencuci Tangan dan jangan lupa Membaca doa,” ucap Rekto Unesa, Senin, (29/06/20).

Perancangan KKN tahun ini terbagi menjadi 4 program dalam 4 gelombang yang dilaksanakan sejak 1 April hingga 31 Agustus 2020, yakni Program Kemanusiaan yang meliputi kegiatan untuk mendukung pencegahan virus Covid-19, program kewirausahaan yang mencangkup upaya program pemberdayaan kewirausahaan, Program Proyek di Desa untuk membangun dan memberdayakan masyarakat desa serta Program Mengajar di Desa yang merupakan salah satu titik kekuatan Unesa di bidang pendidikan.

Melalui program ini, lanjut Prof Hasan, mahasiswa diharapkan dapat menemukan inspirasi dalam membantu orang tua dalam melakukan pendidikan anak serta menemukan solusi dalam mengatasi permasalahan learn from home yang dihadapi oleh siswa.

Dikesempatan yan sama, Prof. Darmi selaku Ketua LPPM Unesa, menambahkan, pada gelombang pertama dan kedua, ribuan mahasiswa juga turut bergabung pada program yang dilaksanakan oleh Unesa Crisis Centre, seperti produksi APD, masker, hand sanitizer serta alat cuci tangan yang didistribusikan pada instansi, masyarakat yang membutuhkan juga tenaga medis yang berjuang melawan Covid-19 di garda terdepan.

“Kegiatan KKN yang dilakukan mahasiswa ini juga dapat ditemukan pada kanakl youtube KKN Unesa, terdapat berbagai video edukasi yang dibuat oleh mahasiswa beserta liputan pembuatan program KKN yang mereka kembangkan,” terang Darmi.

KKN ini tematik dan bersifat berkelanjutan, jadi mahasiswa gelombang keempat melanjutkan kegiatan teman-teman mahasiswa pada gelombang ketiga. Hal ini bertujuan untuk mendukung berkelanjutan kegiatan KKN sehingga program yang telah dirancang dapat dikembangkan lagi oleh gelombang KKN selanjutnya.

Diharapkan dalam KKN ini, ada pembangunan program social business untuk membangun pemberdayaan pada masyarakat. Program ini harus bersifat berkelanjutan, selain dapat meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, juga dapat menumbuhkan jiwa bisnis mahasiswa. (*)

  • Pewarta : Tulus W
  • Foto : Istimewa
  • Penerbit : Dwito

You may also like...