ARTOTEL Leguna Magelang Gelar Pameran Tunggal Karya Ratih Alsaira
MAGELANG || WARTAINDONESIA.co – Sebagai hotel berkonsep seni kontemporer dan gaya hidup modern, ARTOTEL Leguna Magelang terus konsisten mendukung kreatifitas anak muda. Terutama dalam bidang seni.
Kali ini, berkolaborasi bersama pelukis asal Salatiga Jawa Tengah Ratih Alsaira, ARTOTEL Leguna Magelang menyulap area ARTSPACE yang berada di lantai dasar menjadi galeri seni estetik lewat pameran tunggal bertajuk “Weaving The Unseen”.
Pameran tunggal yang akan berlangsung mulai 7 Agustus 2026 hingga 8 Januari 2027 ini menampilkan puluhan karya lukis terbaik Ratih Alsaira.
Head of Creative Communication ARTOTEL Group, Tiffany Siantono, mengatakan bahwa, karya-karya Ratih Alsaira mampu menyatu dengan atmosfer ARTOTEL Leguna Magelang yang kasual, artistik, dan modern.
“Pameran lukisan karya Ratih Alsaira ini memang kami pilih karena sesuai dengan nuansa ARTOTEL Leguna Magelang, yang merupakan hotel dengan konsep casual artsy dan modern,” kata Tiffany usai membuka secara resmi pameran lukisan bertajuk “Weaving The Unseen”, Kamis, (07/08/26) sore.
“Warna-warna dari karya lukisan ini juga semakin meningkatkan suasana yang warm and calm, sehingga para tamu dapat menikmati keindahan karya seni ini dengan nyaman,” sambungnya.
Melalui pameran karya seni di area hotel ini, lanjut Tiffany, diharapkan tidak hanya menjadi elemen dekorasi, tetapi juga menghadirkan pengalaman berbeda bagi para tamu maupun masyarakat yang berkunjung. Perpaduan warna, material, dan karakter karya Ratih menjadi bagian dari atmosfer ruang yang dapat dinikmati secara lebih dekat dalam keseharian.
Menariknya, dalam pameran kali ini, Ratih tidak hanya mengeksplorasi medium kanvas dan cat, tetapi juga memadukan seni lukis dengan berbagai material tekstil.
Lewat Weaving The Unseen, pengunjung diajak melihat pendekatan artistik yang personal. Ratih menggunakan teknik menjahit, merajut, hingga menyusun material sehari-hari untuk merangkai narasi tentang pengalaman dan memori perempuan. Setiap detail dalam karya seolah memiliki bahasa tersendiri, sekaligus mengajak pengunjung menyelami proses kreatif dan cerita yang melatarbelakanginya.
Kehadiran pameran ini turut memperkuat karakter ARTOTEL Leguna Magelang sebagai ruang yang memadukan hospitality dengan seni. Nuansa karya Ratih dinilai memiliki keterkaitan dengan konsep hotel yang mengusung karakter casual, artsy, dan modern.
Bagi Ratih Alsaira, pameran Weaving The Unseen menjadi momentum penting dalam perjalanan kreatifnya. Pameran tersebut sekaligus menjadi solo exhibition perdana bagi dirinya, sekaligus kesempatan untuk mempertemukan karya dengan ruang yang memiliki karakter seni yang kuat.
Ratih menyebut kesempatan tersebut sebagai pengalaman berharga karena dapat bekerja sama dengan ARTOTEL Leguna Magelang yang dinilai memiliki sense of art dan karakter ruang yang sejalan dengan karya-karyanya sebagai seorang perupa.
“Ini merupakan kesempatan emas bagi saya dalam berkarya, sekaligus menjadi media untuk solo exhibition perdana saya. Saya juga merasa senang bisa bekerja sama dengan hotel yang memiliki sense of art, sehingga apa yang ditampilkan bisa sejalan dengan karya saya sebagai perupa,” ungkap Ratih.
Melalui pameran Weaving The Unseen, ARTOTEL Leguna Magelang kembali menempatkan seni sebagai bagian dari pengalaman hospitality. Area hotel tidak hanya berfungsi sebagai tempat beristirahat, tetapi juga menjadi ruang interaksi yang mempertemukan karya seni, suasana, dan pengunjung.
Bagi pencinta seni, kreator konten, maupun masyarakat yang ingin mencari pengalaman visual baru di Magelang, pameran ini dapat menjadi salah satu destinasi yang menarik untuk dikunjungi. (*)
- Pewarta : Diwan Ndut
- Foto : Diwan
- Editor : Ronie Dwito