Dukung Gaya Hidup Berkelanjutan, Grand Swiss-Belhotel Darmo Gelar Eco Print Workshop

SURABAYA || WARTAINDONESIA.co – Dalam rangka mendukung gaya hidup ramah lingkungan, Grand Swiss-Belhotel Darmo Surabaya mengajak generasi muda untuk mengikuti kegiatan “Eco Print on Scarf Workshop”.

Berkerkolaborasi dengan Ibu Semangat Indonesia Kuat (ISIK), Workshop yang diadakan pada Minggu, (0305/26) ini merupakan program lanjutan dalam memperingati Hari Bumi 2026.

GM Grand Swiss-Belhotel Darmo Surabaya, Najib Wirahadikusumah, menyampaikan bahwa, workshop ini tidak hanya memberikan pengalaman kreatif, tetapi juga mendukung program sustainability dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Melalui kolaborasi bersama ISIK, kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus menginspirasi masyarakat untuk lebih mencintai produk ramah lingkungan dan menghargai kreativitas lokal,” ujar Najib.

Serunya lagi, lanjut Najib, kegiatan yang bertujuan sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan dan sustainability ini diikuti oleh peserta domestik dan mancanegara yang turut antusias mempelajari seni ecoprint khas Indonesia.

Perlu diketahui, ISIK merupakan komunitas pemberdayaan ibu-ibu rumah tangga yang berfokus pada pengembangan kreativitas, keterampilan. Serta, semangat berkarya melalui berbagai kegiatan edukatif dan produktif.

Prita E. Yusdiantoro selaku Founder dan Direktur Utama ISIK menjelaskan, melalui workshop ini, ISIK ingin mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan dengan memanfaatkan bahan-bahan alami menjadi karya seni bernilai tinggi.

“Pentingnya kreativitas berbasis alam yang tidak hanya bernilai estetika, namun juga mendukung sustainability dan pemberdayaan perempuan,” terang Bunda Prita.

Dalam kesempatan workshop, peserta juga diajak praktik ecoprint. Dimana, tahapan pertama dimulai dengan proses scouring atau pembersihan kain. Lalu, peserta diajak membersihkan kain dengan cara merebus air hingga mendidih, kemudian menambahkan soda abu dan sabun sebelum kain direbus selama 30 hingga 60 menit.

Setelah proses selesai, kain dibilas hingga air bilasan menjadi bening lalu dikeringkan. Tahap berikutnya adalah mordanting atau proses penguncian awal, yaitu perendaman kain ke dalam larutan mordan agar warna dari daun dan bunga dapat menempel secara permanen pada kain.

Baca Juga  General Staff Meeting Grand Mercure Malang Ajang Seru Seruan Unjuk Bakat

Suasana workshop semakin seru ketika peserta mulai menata berbagai daun dan bunga yang telah disediakan untuk membentuk motif sesuai kreativitas masing-masing. Setelah itu, kain dibungkus menggunakan plastic wrap dan diinjak-injak tanpa alas kaki agar pigmen alami dari daun dan bunga dapat keluar secara maksimal dan meresap ke kain.

Proses kemudian dilanjutkan dengan menggulung kain dan mengukusnya selama kurang lebih 120 menit hingga motif dan warna tercetak sempurna. Peserta juga diberikan edukasi untuk perawatan hasil ecoprint di rumah, yaitu dengan menjemur kain yang masih basah di tempat teduh agar warna alami tetap terjaga dengan baik.

“Melalui kegiatan ini, Grand Swiss-Belhotel Darmo Surabaya berharap dapat terus menghadirkan program-program kreatif, edukatif, dan berkelanjutan yang memberikan pengalaman berkesan bagi masyarakat maupun tamu hotel,” Najib. (*)

  • Pewarta : Tulus Widodo
  • Foto : Istimewa
  • Editor : Rizal IT

You may also like...