Youthpact 2026 Ruang Ekspresi dan Berjejaring Pemuda Surabaya
SURABAYA || WARTAINDONESIA.co – Sebagai bentuk dukungan terhadap potensi gerakan anak muda dalam memperkenalkan identitas dan ekspresi diri, Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) menghadirkan project event Youthpact 2026.
Mengusung tema “A Space for Youth Communities to Connect, Collaborate, and Create Impact,” Youthpact 2026 yang diselenggarakan pada Selasa, (09/06/26) di Plaza St. Agustinus, UKWMS Kampus Dinoyo ini menggandeng berbagai komunitas di Surabaya.
Nicholas Arvel Avareno selaku Ketua Pelaksana Youthpact 2026 menjelaskan bahwa, melalui kegiatan ini, Fikom UKWMS ingin mendorong generasi muda untuk terlibat aktif dalam kegiatan yang positif, kreatif, dan berdampak di berbagai bidang, mulai dari sosial, pendidikan, pengembangan diri, lingkungan, hingga kewirausahaan.

“Sedangkan, tema yang diusung ini bertujuan untuk membuka peluang networking serta meningkatkan awareness terhadap komunitas yang ada di Surabaya,” kata Arvel.
“Ruang kolaboratif ini menjadi bukti bahwa ilmu komunikasi tidak hanya dipelajari di dalam kelas, melainkan aksi nyata yang mempertemukan berbagai komunitas di Surabaya,” sambungnya.
Semangat kolaborasi ini diperkuat dengan kehadiran berbagai komunitas kepemudaan dan sosial ternama yang berpartisipasi dalam pameran. Diantaranya, AIESEC, Komindo, Beasiswa Mahagora, Muda Mahir Community, Surabaya Toastmasters, Koko Cici Jatim, Plato Foundation, Novaloka Cakrawala, dan Kreasi Pemuda Tanpa Batas.
Ditempat yang sama, Lilies Rolina, Dosen Pengampu Fikom UKWMS menambahkan, kemampuan berjejaring sangat penting untuk terus dilakukan. Oleh karena itu, melalui ruang kolaboratif ini, diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi anak muda di Surabaya.
“Sebagai anak komunikasi, kita harus mengetahui dan paham bagaimana cara berjejaring. Mahasiswa harus memanfaatkan kehadiran komunitas maupun brand yang terlibat,” terang Lilies.
Lilies juga menjelaskan, melalui project event yang sekaligus menjadi ujian akhir semester ini merupakan implementasi nyata dari kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang mahasiswa komunikasi.
Project event Youthpact 2026 yang digagas Fikom UKWMS ini disambut baik oleh seluruh pengunjung. Salah satunya Moh Isam Arzaq dari Forum anak Surabaya yang mengaku bersyukur bisa hadir dan melihat langsung keseruan pameran Youthpact 2026.
“Kami sangat bersyukur diberikan ruang dan kesempatan untuk mengekspresikan diri. Kita patut bangga bahwa anak muda di Surabaya diberikan wadah untuk bersuara dan menunjukkan ekspresi anak muda bagi kemajuan kota maupun Indonesia,” tandas Isam.
Hal senada juga disampaikan Adinda Noni Perwakilan Komunitas AIESEC yang berharap kegiatan ini menjadi pemantik para pemuda untuk berani berkembang dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar.
“Harapan kami untuk pemuda di UKWMS dan Surabaya adalah agar mereka fokus melatih leadership skills, personal skills, maupun hard skills,” ungkap Noni.
Perlu diketahui, Youthpact 2026 tidak hanya sebuah exhibition event, melainkan sebuah gerakan awal yang membuktikan bahwa ketika pemuda diberikan ruang, mereka mampu menciptakan kolaborasi tanpa batas demi kemajuan bangsa. (*)
- Pewarta : Tulus Widodo
- Foto : Tulus
- Editor : Rizal IT