Fauzi Mantan Pekerja Migran Sukses Berkat Menjadi BRILink Agent di Sumenep
SUMENEP || WARTAINDONESIA.co – Siapa sangka mantan pekerja migran yang pernah merantau di negeri tetangga kini bisa meraih kesuksesan di Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep setelah menjadi BRILink Agent.
Pria bernama Fauzi ini berhasil memberikan perubahan baru khususnya terkait urusan keuangan untuk masyarakat Desa Angkatan Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep melalui kios keci miliknya.
Kios sederhana milik Fauzi kini telah berubah menjadi “Kantor Bank” mini bagi warga Desa Angkatan yang melayani tarik tunai, transfer sesama BRI maupun antarbank, hingga berbagai jenis pembayaran tagihan lainnya.
Fauzi mengatakan bahwa, kondisi geografis Pulau Kangean yang jauh dari daratan utama Sumenep membuat akses ke kantor bank seringkali memakan waktu dan tenaga. Hal ini yang membuat dirinya memberanikan diri menjadi BRILink Agent.
“Saya melihat hampir 100% penduduk di sini adalah nasabah BRI yang membutuhkan layanan cepat tanpa harus menempuh perjalanan jauh untuk layanan perbankan. Untuk itu, saya pun memberanikan diri menjadi BRILink Agent pada tahun 2020,” kata Fauzi, Jumat, (12/06/26).
Namun, lanjut Fauzi, untuk memulai usaha di sebuah kepulauan bukanlah tanpa tantangan. Karena, masih banyak warga yang masih ragu. Namun, Fauzi membuktikan bahwa potensi lokal sangatlah besar.
“Dengan layanan dan jaminan keamanan yang saya diberikan, kini setiap hari saya bisa melayani rata-rata 50 hingga 60 transaksi dari berbagai lapisan masyarakat,” terangnya.
Pria yang pernah merantau sejak tahun 2018 hingga 2020 di negeri jiran Malaysia demi menjemput secuil asa untuk keluarganya memberinya pelajaran berharga tentang kemandirian dan kerja keras. Tahun 2020 menjadi titik balik bagi Fauzi ketika ia memutuskan untuk pulang ke Pulau Kangean.
Berbekal tabungan dan semangat untuk membangun usaha di tanah kelahiran, ia melihat sebuah peluang besar di tengah keterbatasan akses perbankan di pulaunya. Saat itu, ia mengamati bahwa mayoritas penduduk setempat bergantung pada layanan BRI.
“Untuk jam operasional kios saya atur sesuai kebutuhan warga, yakni mulai pukul 7 pagi hingga 5 sore setiap harinya. Agar, warga bisa terbantu,” tandasnya.
Bagi Fauzi, menjadi BRILink Agen bukan sekadar mencari keuntungan materi semata. Namun, Ia merasakan kepuasan batin saat bisa membantu kebutuhan transaksi masyarakat di daerah kepulauan yang minim fasilitas perkotaan. Kehadirannya memangkas jarak dan waktu bagi para pelaku UMKM, pedagang, pegawai, anak sekolah, hingga lansia yang ingin mengurus keuangan mereka.
Seiring dengan berjalannya waktu, BRILink Agen Fauzi telah menjadi jujugan warga sekitar untuk kebutuhan transaksi keuangan. Kini, setiap kali warga Desa Angkatan melakukan transfer untuk anak yang kuliah di kota atau sekadar menarik tunai hasil bumi, mereka akan teringat pada Fauzi.
Perubahan paling nyata yang ia rasakan adalah peningkatan kesejahteraan keluarga. Penghasilan dari setiap transaksi yang ia layani kini sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan menjamin masa depan keluarganya di kampung halaman tanpa harus kembali menjadi pekerja migran.
Keberhasilan Fauzi juga tidak lepas dari dukungan penuh Bank BRI. Ia merasa sangat terbantu dengan program branding tempat usaha dan pendampingan yang diberikan. Dukungan tersebut membuat Fauzi semakin optimistis menatap masa depan usahanya.
Ia berharap kedepannya fitur layanan Agen BRILink bisa terus bertambah, terutama untuk memudahkan warga membayar pajak kendaraan bermotor dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) wilayah Jawa Timur langsung dari pulau mereka.
Sementara itu Ali Topan, Branch Manager BRI Branch Office Sumenep menegaskan, BRI terus meningkatkan peran dan komitmennya dalam mendorong inklusi keuangan di Indonesia. Salah satunya melalui keberadaan BRILink Agen yang terus memberikan perannya memberikan akses layanan perbankan yang lebih baik kepada masyarakat, baik di wilayah perkotaan hingga pelosok desa dan kepulauan.
“Saat ini di Sumenep sendiri terdapat 895 BRILink Agen aktif yang tersebar di berbagai lokasi. Ini merupakan komitmen nyata BRI Sumenep dalam menghadirkan solusi keuangan yang efisien, terjangkau dan mudah diakses bagi semua masyarakat wilayah Sumenep,” ungkap Ali.
Melalui model bisnis berbasis kemitraan ini, BRI berhasil menciptakan ekosistem inklusi keuangan yang berkelanjutan di mana masyarakat tidak hanya menjadi pengguna layanan perbankan, tetapi juga bagian dari rantai nilai ekonomi digital yang memberikan dampak sosial dan ekonomi secara langsung di tingkat desa. (*)
- Pewarta : Moch Busri
- Foto : Istimewa
- Editor : Ronie Dwito