Bersinergi dengan Indonesia Power, ITS Kembangkan Riset Kompor Pintar

SURABAYA_WARTAINDONESIA.co – Hadirkan kompor listrik aman dan efisien untuk masyarakat, PT Indonesia Power (IP) menggandeng Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk mengembangkan unit kompor pintar.

Direktur Utama PT IP Muhammad Ahsin Sidqi menyampaikan bahwa, melalui program corporate social responsibility (CSR) PT IP ingin memberikan bantuan dana penelitian kepada pihak ITS sebagai bentuk inovasi seperti halnya transformasi PT PLN (Persero) dalam menyokong kebutuhan listrik di tanah air.

“Sebagai anak perusahaan, kami mengikuti arahan PLN untuk mengembangkan transisi energi yang mudah digunakan, sehingga masyarakat dapat menikmatinya,” ucap Ahsin melalui daring, Sabtu, (12/12/20).

Berkenaan dengan bentuk transisi energi listrik ini, Direktur Bisnis Regional Sumatera Kalimantan PT PLN (Persero) Wiluyo Kusdwiharto mengutarakan, salah satunya dilakukan dengan keinginan mengembangkan kompor listrik dengan teknologi baru yang bisa diterima dan digunakan oleh masyarakat, seperti halnya masyarakat menggunakan kompor minyak atau kompor gas. Pasalnya, selama ini penggunaan kompor listrik kurang familiar di masyarakat.

“Semoga, kompor pintar berbasis listrik tersebut dapat dikembangkan lebih lanjut oleh ITS sampai nantinya menjadi produk lokal yang diterima masyarakat,” tambah Wiluyo.

Hal ini sejalan dengan transformasi PLN yang ingin menggenjot electric-lifestyle. Di mana semua gaya hidup termasuk kendaraan dan peralatan rumah tangga menggunakan listrik dari green product yang relatif lebih bersih dan ramah lingkungan, sehingga mengaplikasikan pengembangan energi baru dan terbarukan.

Kembali Ahsin menambahkan, kompor pintar ini memiliki efisiensi sebesar 78 persen, sehingga lebih efisien dari kompor gas. Kompor ini pun nantinya dirasa akan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dari segala kelas karena fleksibel dan dapat disesuaikan dengan tingkat daya listrik setiap rumah mulai dari 200 W hingga 2200 W.

Baca Juga  ITS Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi Desa Melalui Bidang Teknologi

Menyambut baik sinergisitas ini, Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng menilai rekam jejak hubungan ITS dan PLN Group terbilang cukup dekat. Kedekatan ini semakin berlanjut dan harapannya bisa terus memberikan manfaat bagi bangsa, negara, dan institusi. Dirinya mengakui transisi energi tentang kompor pintar ini menjadi suatu hal yang menarik perhatian.

“ITS telah menyiapkan beberapa dosen ahli dalam penelitian ini, salah satunya adalah ahli listrik bertegangan tinggi. Antusiasme dari para ahli di ITS, termasuk di antaranya yang terkait dengan bidang ahli kelistrikan ini seperti Departemen Teknik Elektro dan Teknik Mesin sangat besar dan langsung tertarik sekaligus bersedia melakukan riset,” terang Rektor ITS.

Sejalan dengan visi electric-lifestyle yang disampaikan pihak PLN, Ashari menilai hal ini sesuai dengan produk-produk yang telah dikembangkan ITS melalui empat klaster dari Science Techno Park (STP) ITS. Mulai dari sepeda motor GESITS yang berdaya listrik dari klaster otomotif, robot pintar RAISA dari klaster ICT Robotics, mobil listrik tanpa awak (i-Car) yang yang mampu berjalan sesuai rute sampai dengan kapal tanpa awak (i-Boat) dari klaster maritim untuk mengirimkan logistik ke pulau-pulau. (*)

  • Pewarta : Tulus W
  • Foto : Istimewa
  • Penerbit : Dwito

You may also like...