Dukung Hidup Sehat, UKWMS dan FTI Jatim Lakukan gerakan “Berbagi Tempe”

SURABAYA_WARTAINDONESIA.co – Tempe dari kedelai merupakan makanan sehat yang akrab bagi orang Indonesia dan bernilai gizi tinggi terutama kandungan proteinnya. Namun, para pengrajin tempe mengaku pendapatannya menurun semenjak adanya pandemi virus corona (Covid-19).

Guna mengangkat perekonomian sekaligus meminimalisir masalah bagi keluarga Pra Sejahtera, terutama dari segi kecukupan gizi keluarga, Forum Tempe Indonesia (FTI) Jawa Timur bekerjasama dengan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) Peduli Covid-19 melakukan gerakan “Berbagi Tempe”.

Joek Hendrasari dari UKWMS, salah satu inisiator gerakan Berbagi Tempe untuk wilayah Surabaya mengatakan, bahwa, kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat Surabaya khususnya bagi keluarga pra sejahtera yang terdampak Covid-19 untuk mendapatkan makanan bergizi.

“Upaya ini merupakan bentuk kepedulian FTI Jawa Timur dan UKWMS terhadap pemenuhan gizi masyarakat,” kata Joek melalui rilisnya, Sabtu, (09/05/20).

Sedangkan, untuk pembagian tempe bekerja sama dengan RT/RW, ibu-ibu PKK dari lokasi yang akan mendapat bantuan. Serta, dibantu juga oleh para mahasiswa dari berbagai kampus yang peduli terhadap keluarga Pra Sejahtera.

“Gerakan ini sudah dimulai sejak awal bulan Ramadhan 2020. Dimana, kegiatan Berbagi Tempe ini menyasar pada keluarga-keluarga Pra Sejahtera di sejumlah wilayah yang tersebar di Surabaya, Waru, Betro, dan Wadungasri,” terangnya.

Serta, gerakan ini bekerjasama dengan pengrajin tempe dari Sepande Sidoarjo, yang produksinya turun akibat pandemi ini. Untuk kali ini program Berbagi Tempe dilaksanakan di wilayah TPA Keputih, Jojoran, hingga Pagesangan. Pada gerakan hari ini, total tempe yang dibagikan di wilayah Surabaya mencapai 1500 buah dan Sidoarjo 300 buah.

Melalui gerakan Berbagi Tempe ini, masing-masing Kepala Keluarga (KK) memperoleh bantuan satu papan tempe dengan kisaran berat 450 gr, dengan perkiraan cukup untuk satu keluarga.

“Diharapkan melalui kegiatan ini dapat menstabilkan pendapatan pengrajin tempe, menyediakan makanan bergizi bagi masyarakat  di masa sulit ini, sekaligus memberikan menu sehat kepada masyarakat,” pungkas Joek.

Adapun beberapa keluarga Pra Sejahtera di Surabaya sudah mendapat tempe yakni Surabaya Barat meliputi Tandes, Pakal hingga Benowo. (*)

  • Pewarta : Tulus W
  • Foto : Istimewa
  • Penerbit : Dwito

You may also like...