Cara Tepat ala Asuransi Astra Tangani Mobil Saat Terendam Banjir

JAKARTA_WARTAINDONESIA.co – Banjir yang melanda Jakarta saat pergantian tahun baru 2020 lalu tidak saja melumpuhkan semua aktifitas tapi juga merusak beberapa fasilitas umum dan rumah rumah warga. Termasuk, kendaraan roda dua dan roda empat. Terlebih, hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi di bulan Februari dan Maret.

Di sejumlah wilayah, banyak mobil yang sudah terendam air atau bahkan hanyut terbawa arus banjir. Melihat kejadian tersebut, Asuransi Astra mencoba memberikan solusi penanganan tepat saat kendaraan terendam banjir.

Seperti yang disampaikan L. Iwan Pranoto, SVP Communication, Event & Service Management Asuransi Astra, bahwa, apabila mobil terendam banjir, dianjurkan untuk seluruh pemilik mobil mengetahui cara penanganan pertama yang paling tepat pada mobil yang terendam banjir.

“Bila salah pada penanganan pertama, dikhawatirkan akan memperparah kerusakan pada mobil yang akan menyebabkan kerugian yang ditanggung akan menjadi semakin besar,” kata Iwan melalui rilis resminya di Jakarta, Kamis, (09/01/20).

“Mobil yang sudah terendam air setinggi ban hingga sampai jok, dianjurkan untuk jangan menghidupkan starter mobil karena kemungkinan ada beberapa komponen elektrikal yang sudah terendam air yang akan berpotensi memperparah kerusakan pada mesin mobil,” tambahnya.

Untuk pemilik mobil, masih menurut Iwan, hal pertama yang harus dilakukan adalah untuk melepas kabel aki. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya korsleting.

Berikut cara penanganan pertama yang harus dilakukan saat mobil sudah terendam banjir. Pertama, Segera Lepaskan Kabel Aki Saat Mobil Terendam Banjir. Karena, langkah ini untuk menghindari risiko korsleting yang berpotensi akan merusak komponen-komponen elektronik lainnya di dalam mobil. Kedua, Hindari menyalakan mesin mobil, cukup didorong ke tempat yang aman/kering. Jika ingin lebih aman, juga dapat menggunakan opsi lain seperti jasa towing/car carrier dari unit Garda Siaga yang siap melayani pelanggan Garda Oto selama 24 jam dengan cukup menghubungi Garda Akses di 1500112.

Baca Juga  Mahasiswi UINSA Surabaya Raih Vespa Dari Program “AXIS Super Surprize”

Ketiga, kuras tangki BBM Apabila tangki BBM tercampur dengan air akan berbahaya, karena di dalam tangki BBM yang tercampur dengan air, dapat menyebabkan korosi dan karat. Dan yang terakhir, masukkan ke bengkel untuk cek semua oli.Iwan juga menganjurkan, mengingat besarnya risiko kerugian kendaraan yang diakibatkan oleh banjir, ada baiknya melengkapi perlindungan untuk mobil kesayangan Anda dengan proteksi asuransi mobil dengan perluasan jaminan banjir dari Asuransi Garda Oto.

Perluasan jaminan risiko banjir ini biasanya sudah menjadi satu paket dengan proteksi lain, seperti bencana alam, kecelakaan, terorisme, dan lainnya. Dengan perluasan perlindungan banjir ini, maka Anda dapat mendapatkan peace of mind dengan menekan kerugian dari risiko kerusakan mobil Anda.

“Namun perlu diingat lagi, bagi pelanggan yang sudah memiliki perluasan polis jaminanbanjir untuk tidak nekat atau secara sengaja menerjang banjir saat kondisi jalan tidak lagi memungkinkan untuk dilalui, karena klaim asuransi mobil Anda dapat gugur karena faktor kesengajaan untuk menerobos banjir,” tegasnya.

Bagi pelanggan Garda Oto, bila mobil Anda terendam banjir dan membutuhkan layanan darurat bisa segera menghubungi call center Garda Akses 24 jam di nomor 1500112 untuk mendapat penanganan dari petugas Garda Siaga secara gratis. (Ang/Tls)

You may also like...