Pengunjung Serbu Booth Kopi Banten di JCFF 2026 Surabaya

SURABAYA || WARTAINDONESIA.co – Keseruan dan kesuksesan acara festival Java Coffee and Flavors Fest (JCFF) 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia di Kota Surabaya tidak hanya dirasakan masyarakat saja tapi juga para pelaku UMKM kopi.

Salah satunya adalah Tini Suhartini (41) salah satu pelaku UMKM asal Desa Cingsungsang Kabupaten Lebak Banten Jawa Barat yang membawa brand Kopindo Kempong. Ia mengaku senang dan bersyukur kopinya diminati banyak pengunjung. Hingga, stok kopinya habis.

“Alhamdulilah. Stok kopi yang kami bawa sebanyak 100 pcs @200 gram dan 50 pcs @500 gram habis dalam acara JCFF 2026 di Kota Surabaya yang hanya diadakan selama 3 hari sejak tanggal 17 – 19 Juli 2026,” kata Tini saat dijumpai di sela sela penutupan festival JCFF 2026, Minggu, (19/07/26).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Ibrahim. (Foto : Tulus/Warta Indonesia)

Menurut Tini, ada 4 booth UMKM kopi dari Banten Jawa Barat yang turut hadir meramaikan JCFF 2026 di Kota Surabaya. Sedangkan, kopi miliknya yang dijual seharga Rp. 70.000 (Robusta) dan Rp. 100.000 (Arabika) seberat 200 gram serta 500 gram terjual habis.

Kopindo Kempong kopi asal Banten milik Tini ini sudah tersebar di Jawa Bali hingga Sulawesi dan Maluku serta Negara Laos. Ia mengaku, kedepannya nanti Bank Indonesia juga akan mendukung dan mensupport untuk membantu mendesign sekaligus membuatkan packaging yang lebih bagus lagi.

“Semoga, kegiatan seperti JCFF ini bisa diselenggarakan secara berkelanjutan. Agar, pelaku UMKM kopi di pulau Jawa seperti saya ini bisa terus naik kelas,” harapnya.

Perlu diketahui, festival JCFF 2026 ini menjadi wadah untuk memperkuat daya saing UMKM. Sekaligus, memperluas akses pasar dan pembiayaan bagi komoditas kopi, kakao dan cokelat, teh, serta rempah-rempah.

Baca Juga  QRIS Raih Penghargaan Inovasi Sistem Pembayaran

Sedangkan, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Ibrahim, mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang turut mendukung kesuksesan acara JCFF 2026 di Kota Surabaya.

“Kami bersyukur JCFF 2026 yang diikuti lebih dari 110 UMKM dengan menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari pameran produk, business matching, workshop, talk show, kompetisi, hingga atraksi budaya dan hiburan bagi masyarakat disambut meriah ribuan pengunjung,” tandas Ibrahim.

Oleh karena itu, lanjut Ibrahim, Bank Indonesia bersama seluruh mitra strategis berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas, inovasi, dan daya saing produk kopi, kakao dan cokelat, teh, serta rempah-rempah melalui penguatan kapasitas UMKM, perluasan akses pasar global, dan akselerasi digitalisasi transaksi.

“JCFF merupakan bagian dari upaya bersama dalam memperkuat ekonomi daerah sekaligus mendorong UMKM Jawa semakin kompetitif di pasar internasional,” ungkap Ibrahim.

Melalui penyelenggaraan JCFF 2026, Bank Indonesia bersama para pemangku kepentingan berharap komoditas kopi, kakao dan cokelat, teh, serta rempah-rempah dikenal sebagai warisan budaya Nusantara. Serta, menjadi motor penggerak ekspor, memperluas akses pembiayaan UMKM, memperkuat ekosistem pariwisata heritage Kota Surabaya, dan memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah menuju Indonesia Emas 2045. (*)

  • Pewarta : Tulus Widodo
  • Foto : Tulus
  • Editor : Rizal IT

You may also like...