BI Jatim Siap Dukung Stabilitas Harga Jelang HBKN Ramadhan dan Idul Fitri 2024

SURABAYA_WARTAINDONESIA.co – Koordinasi, kerjasama, dan sinergi antara Pemerintah Pusat (Pempus), Pemerintah Daerah (Pemda) dan Bank Indonesia dalam Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) berperan penting dalam meminimalkan tekanan inflasi, terutama dari sisi supply.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Erwin Gunawan Hutapea dalam kegiatan High Level Meeting (HLM) bertema “Memperkuat Sinergi Mendukung Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pasokan Komoditas Pangan Menjelang HBKN Ramadhan dan Idul Fitri 2024” pada Jumat, (08/03/24) di Surabaya.

Tampak hadir dalam kegiatan HLM Pj. Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono dan Bupati/Walikota, Kepala Perum Bulog Kanwil Jatim, Satgas Pangan, BPS, OJK, dan OPD terkait se-Jawa Timur.

Erwin Gunawan Hutapea menuturkna bahwa, penyelenggaraan High Level Meeting (HLM) ini merespon potensi kenaikan permintaan dan harga bahan pangan serta angkutan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri 2024.

“Oleh karena itu pentingnya kita memperkuat sinergi mendukung stabilitas harga dan ketersediaan pasokan komoditas pangan menjelang HBKN Ramadhan dan Idul Fitri 2024,” kata Erwin, Jumat, (08/03/23).

Untuk itu, lanjut Erwin, TPID berkomitmen mengusung Program JATIM SIGATI (Sinergi Gapai Inflasi Terkendali) untuk mengendalikan inflasi.

Program JATIM SIGATI tetap menerapkan strategi 4K dalam mengendalikan inflasi, diantaranya, pertama, Keterjangkauan Harga melalui program stabilisasi harga diantaranya intensifikasi operasi pasar. Kedua, Ketersediaan Pasokan melalui program pengaturan pola tanam antara lain percepatan masa tanam; pengembangan demplot, pemberian bantuan saprotan dan alsintan, serta optimalisasi armada angkutan.

Ketiga, Kelancaran Distribusi melalui program penguatan kerjasama dan fasilitasi distribusi komoditas. Dan keempat komunikasi efektif melalui program koordinasi pusat dan daerah; peningkatan kualitas digitalisasi data, dan pengendalian ekspektasi inflasi.

Baca Juga  EJAVE Forum 2020 Upaya BI Jatim Percepat Pemulihan Ekonomi di Tengah Pandemi

Adhy Karyono Pj. Gubernur Jawa Timur menegaskan bahwa, perlu memperkuat komitmen JATIM SIGATI sebagai langkah kolaboratif untuk menjaga inflasi pada HBKN 2024 di rentang sasaran nasional 2,5±1%”.

Dalam HLM TPID menghasilkan 8 Komitmen Utama Pengendalian Inflasi Menjelang HBKN Idul Fitri. Pertama, giat stabilisasi harga pangan melalui OP/GPM/SPHP. Kedua, optimalisasi Etalase Pengendalian Inflasi Kabupaten/Kota (EPIK). Ketiga, menjaga ketersediaan pasokan selama HBKN dengan memastikan kelancaran panen di daerah sentra dan giat sidak gudang dan distributor. Keempat, memperkuat kerjasama intra provinsi antara daerah surplus dan defisit.

Sedangkan, Kelima, memastikan kelancaran arus orang dan barang selama HBKN melalui kecukupan armada angkutan berbagai moda serta program mudik gratis. Keeenam, menjaga ekspektasi masyarakat dan mengurangi asimetri informasi ketersediaan pangan. Ketujuh, penguatan kelembagaan korporasi petani, peternak, dan nelayan. Kedelapan, peningkatan kualitas digitalisasi data melalui pengembangan neraca pangan dan sinergi sistem informasi pengendalian harga.

Dari komitmen tersebut, TPID Jatim telah melakukan upaya pengendalian inflasi jelang HBKN Idul Fitri diantaranya, pelaksanaan operasi pasar murah untuk bahan pokok strategis di lebih dari 350 titik lokasi yang tersebar di 38 Kabupaten/Kota, optimalisasi EPIK TPID di 15 kabupaten/kota dalam mendukung pelaksanaan Operasi Pasar Murah yang berkelanjutan,  Penyelenggaraan mudik gratis moda bus dengan menyediakan 164 armada.

“Selain itu, juga penyelenggaraan mudik gratis moda kapal laut dengan menyediakaan 7 voyage; dan komitmen transparasi harga bahan pangan strategis melalui optimalisasi aplikasi monitoring harga di 16 kabupaten/kota,” ungkap Erwin.

Kedepan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur bersama dengan Pemprov Jatim terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam implementasi Program JATIM SIGATI dan 8 Komitmen Utama Pengendalian Inflasi Menjelang HBKN Idul Fitri. (*)

  • Pewarta : Tulus Widodo
  • Foto : Istimewa
  • Penerbit : Dwito

You may also like...