Pemberian Remisi WBP Jatim Mampu Menghemat Anggaran Negara Rp. 20,6 Miliar

SURABAYA_WARTAINDONESIA.co – Kemenkumham Jatim mengaku pemberian Remisi Umum 2020 di wilayah Jawa Timur diperkirakan menghemat anggaran negara hingga Rp. 20,6 miliar untuk pengadaan bahan makanan.

Hal ini disampaikan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jawa Timur, Krismono usai memberikan SK Menkumham kepada perwakilan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Senin, 17 Agustus 2020 di Aula Lapas I Surabaya.

Krismono mengatakan bahwa, Negara akan semakin berhemat karena masih ada 531 orang WBP masih menunggu SK susulan untuk mendapatkan remisi dari Menkumham. Hal ini juga berdampak pada menurunnya tingkat overkapasitas di lapas/ rutan di Jatim yang mencapai 98%.

“Sebelumnya telah mengusulkan 11.799 WBP untuk mendapatkan remisi kepada Ditjen Pemasyarakatan. Namun, hingga 16 Agustus 2020, yang sudah dipastikan remisi ada 11.268 orang WBP,” ucap Krismono, Senin, (17/08/20).

“Ditjen Pemasyarakatan masih melakukan verifikasi data yang baru diusulkan setelah 7 Agustus 2020,” tambahnya.

Meski begitu, Krismono menjelaskan bahwa pemberian remisi umum kemerdekaan ini berpotensi menghemat uang negara. Khususnya dalam hal pengadaan bahan makanan. Selama ini, setiap WBP mendapatkan jatah makanan seharga Rp. 21.000/ hari. Na, jika dikalikan dengan jumlah penerima dan jumlah hari remisi yang didapat, maka anggaran yang bisa dihemat negara bisa mencapai Rp. 20,6 miliar (selengkapnya lihat grafis).

“Jumlah ini dipastikan bertambah karena ada ratusan WBP yang akan mendapatkan SK remisi susulan,” terangnya.

Belum lagi, jumlah WBP yang telah mendapatkan asimilasi dan integrasi berdasarkan Permenkumham Nomor 10 tahun 2020 sampai per 16 Agustus 2020 sebanyak 8.104 Orang.

Per tanggal 16 Agustus 2020, jumlah WBP di 39 lapas/ rutan di Jatim mencapai 25.393 orang. Terdiri dari 6.555 tahanan dan 18.838 berstatus narapidana. Sedangkan kapasitas hunian ‘hanya’ 12.846 atau mengalami overcroded rata-rata mencapai 98%.

Perkiraan penghematan uang Negara dari pengurangan anggaran Bahan Makanan (BAMA) apabila per hari setiap  WBP adalah Rp. 21.000, maka kalkulasi penghematannya adalah 1 bulan (1.670 orang):  Rp. 1.052.100.000, 2 bulan (2.660 orang): Rp. 3.351.600.000, 3 bulan (3.556 orang): Rp. 6.720.840.000, 4 bulan (1.937 orang): Rp. 4.881.240.000, 5 bulan (1.271 orang): Rp. 4.003.650.000, 6 bulan( 174 orang): Rp. 657.720.000/

Estimasi total penghematan uang Negara untuk pengadaan BAMA adalah Rp. 20.667.150.000. (*)

  • Pewarta : Tulus W
  • Foto : Istimewa
  • Penerbit : Dwito

You may also like...