24 Taruna AAL Ikuti Latihan Praktek Pendidikan Komando

SURABAYA_WARTAINDONESIA.co – Latihan Praktek Pendidikan Komando (Lattek Dikko) bertujuan memberikan bekal kemampuan dan keterampilan dasar komando kepada Taruna secara perorangan maupun kelompok dalam situasi pertempuran aspek darat, laut dan kondisi khusus.

Hal tersebut disampaikan secara tegas oleh Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL) Laksamana Muda TNI Edi Sucipto, S.E., M.M saat melepas keberangkatan 24 Taruna AAL tingkat II angkatan ke-67 Korps Marinir yang akan melaksanakan Lattek Dikko angkatan ke-164 pada Jumat, 26 Juni 2020 di lapangan Resimen AAL, Bumimoro, Surabaya.

Laksamana Muda TNI Edi Sucipto menyampaikan bahwa, Lattek Dikko ini merupakan salah satu program latihan bagi para Taruna Tingkat II Korps Marinir Angkatan ke-67 yang telah ditetapkan dalam kurikulum pendidikan dan program pelaksanaan  pendidikan AAL.

“Selama kurang lebih 77 hari ke depan, 24 Taruna AAL Tingkat II AAL Korps Marinir akan melaksanakan 5 tahap latihan,” kata Edi dalam sambutannya, Jumat, (26/06/20).

Latihan tersebut lanjut Gubernur AAL, meliputi tahap dasar komando, tahap kemampuan dan ketahanan di laut, tahap pertempuran hutan, tahap gerilya lawan gerilya dan tahap lintas medan. Mulai dari Jambu, Sempol, Kluncing, Tegal Ampel,  Baderan, Cisentor (Argopuro), Bremi, Klakah, Ngepung, Bromo, Nongko Jajar, Purwosari,  Pandaan, Sumput dan Gunungsari Surabaya.

“Sedangkan, sasaran yang ingin dicapai dalam Lattek Dikko  ini,  agar para Taruna Tingkat II Korps Marinir memiliki keterampilan untuk mengatasi berbagai rintangan alam maupun buatan yang dihadapi dalam pertempuran, memiliki kemampuan teknik dan taktik bertempur satuan kecil di daerah rawa maupun daerah berhutan/gunung,” terangnya.

Dalam pelepasan tersebut, Edi berpesan kepada para Taruna agar dapat mengaplikasikan teori-teori yang telah didapat di kelas sebagai modal awal dalam melaksanakan latihan. Terutama dalam hal mengendalikan anak buah dan menyelesaikan berbagai persoalan, khususnya pada situasi medan yang menantang dan cuaca  yang berubah-ubah.

Baca Juga  Asah Ketangkasan, Prajurit Yontaifib 2 Marinir Laksanakan Terjun Malam

“Ingat, selama melaksanakan latihan agar mengutamakan keselamatan dan keamanan personel. Serta material dalam pelaksanaan latihan, ciptakan zero accident, faktor kehati-hatian, ketelitian, kecermatan dan kedisiplinan harus benar-benar diperhatikan dengan baik,” tegasnya. (*)

  • Pewarta : Tulus W
  • Foto : Istimewa
  • Penerbit : Dwito

You may also like...