Bank Indonesia dan TNI AL Perkuat Kedaulatan Rupiah di Pulau 3T
SURABAYA || WARTAINDONESIA.co – Sebagar wujud nyata komitmen dalam menjaga kedaulatan NKRI melalui penyediaan uang Rupiah layak edar di wilayah Terdepan, Terluar dan Terpencil (37), Bank Indonesia (BI) kembali melaksanakan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB).
Bersinergi bersama TNI Angkatan Laut, Bank Indonesia melaksanakan ERB mulai 23-29 April 2026 menggunakan KRI Makassar-590.
Tampak hadir dalam pelepasan Tim ERB, Deputi Gubernur BI, Ricky P. Gozali (Secara Daring), Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, Waasops Kasal Laksma TNI Mochamad Riza, Kepala Staf Komando Armada II Laksma TNI Agam Endrasomo dan Kepala Perwakilan Bl Provinsi Jawa Timur, Ibrahim.

Deputi Gubernur BI, Ricky P. Gozah menyampaikan bahwa, Bank Indonesia ditugaskan untuk memastikan uang Rupiah layak edar senantiasa tersedia memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah NKRI, dalam jumlah yang cukup dan pecahan yang sesual.
“BI menghadapi sejumlah tantangan yang tidak ringan. Antara lain, kondisi geografis Indonesia yang terdiri atas ribuan pulau dan keterbatasan infrastruktur menyebabkan tidak semua wilayah dapat dijangkau secara optimal,” ucap Ricky usai melaksanakan pelepasan Tim ERB pada Kamis, (23/04/26) di Dermaga Madura Koarmada II Surabaya.
Menurut Ricky, pada wilayah ini kerap ditemukan mata uang asing selain Rupiah sebagar alat pembayaran di wilayah perbatasan, yang berpotensi mengganggu kedaulatan mata uang nasional. Oleh karenanya, sinergi antara BI dengan TNI AL terus diperkuat.
“Dari sisi Hankam, TNI AL adalah garda terdepan untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan laut NKRI. Sementara, dari sisi ekonomi, BI berperan menjaga kedaulatan Rupiah sebagal simbol Negara,” terangnya.
Perlu diketahui, sejak tahun 2012 sampai dengan 2025, ERB telah menjangkau 565 pulau. Sedangkan, tahun 2025 mencatat capaian 18 kegiatan ERB menjangkau 91 pulau dengan total nilai penukaran uang mencapal Rp154,4 miliar.
Selain kegiatan penukaran uang, ERB juga dilakukan edukasi Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah, layanan kesehatan, bantuan sosial serta program bela negara oleh TNI AL.
Sedangkan, pada tahun 2026 ini, ERB akan diperluas baik dari jangkauan wilayah maupun program kegiatan. Frekuensi kegiatan ditingkatkan menjadi 19 provinsi dengan target jangkauan 97 pulau 3T.
Selain itu, terdapat 4 provinsi yang akan melakukan ERB secara mandiri dengan jangkauan 18 pulau 3T. Sebagai pembuka kegiatan ERB 2026 akan dilakukan peluncuran (kick-o0off) yang ditandai dengan pelepasan perdana ERB 2026 di Provinsi Jawa Timur.
“Untuk kegiatan ERB di wilayah Jawa Timur 2026 akan menyasar lima pulau. Diantaranya, Bawean, Sapeken, Masalembu, Kangean, dan Sakala dengan menggunakan KRI Makassar-590,” ungkap Rizky.
Waasops Kasal menyampaikan bahwa, kolaborasi strategis ini adalah bukti nyata sinergitas antar Lembaga yang memiliki tujuan mulia yakni menjaga kedaulatan negara dan mendukung pembangunan nasional. Bagi TNI AL, Rupiah bukan sekadar alat transaksi ekonomi melainkan simbol identitas bangsa dan manifestasi kedaulatan negara.
Menariknya lagi, sebelaum pelepasan Tim ERB, juga ditampilkan demonstrasi penanggulangan aksi penyanderaan oleh prajurit Kopaska Koarmada II yang menunjukkan profesionalisme serta kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi ancaman di laut. (*)
- Pewarta : Tulus Widodo
- Foto : Tulus
- Editor : Rizal IT