Lewat AKSI GAUL MADURA, OJK Ajak Masyarakat Tingkatkan Aksesibilitas Keuangan Syariah

SUMENEP_WARTAINDONESIA.co. – Tingkat pengetahuan masyarakat Jawa Timur terhadap layanan keuangan syariah sudah meningkat dan bahkan lebih baik dibandingkan provinsi lainnya. Namun demikian, indeks inklusi keuangan syariah di Jatim sebesar 12,21% jauh lebih rendah dibandingkan Provinsi Aceh yang mencapai 41,45%.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 2 dan Manajemen Strategis OJK KR4, Mulyanto dalam kesempatan kegiatan Akses Keuangan Syariah Melalui Gerakan Menabung Milenial dan Gema Edukasi Keuangan Syariah (AKSI GAUL MADURA) pada Kamis, 18 Desember 2019 di Pendopo Kabupaten Sumenep.

Acara AKSI GAUL MADURA yang digagas OJK Regional 4 Jawa Timur (OJK KR 4) dihadiri oleh 600 (enam ratus) peserta yang terdiri dari pelajar SLTA dan SMK, santri Pondok Pesantren serta mahasiswa perguruan tinggi se-Kabupaten Sumenep.

Mulyanto mengatakan bahwa, kegiatan AKSI GAUL MADURA ini dilakukan dalam rangka meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap produk dan jasa keuangan syariah serta meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap lembaga jasa keuangan syariah.

“Sehingga, diharapkan mampu mendorong pertumbuhan keuangan syariah secara optimal di Kabupaten Sumenep khususnya dan Jawa Timur umumnya,” ucap Mulyanto dalam paparannya, Kamis, (18/12/19).

“Meskipun tingkat literasi masyarakat Jawa Timur terhadap produk dan jasa keuangan syariah sudah tergolong cukup baik, namun sebagian besar masih belum menggunakan produk dan layanan keuangan syariah,” sambungnya.

Menurut Mulyanto, dilihat dari hasil survei menunjukkan bahwa indeks literasi keuangan syariah penduduk Indonesia yang berusia 18-35 tahun berkisar 8,1% – 9,3%. Sementara itu, indeks literasi keuangan syariah pelajar atau mahasiswa baru sebesar 5,3% sehingga dapat disimpulkan bahwa pemahaman generasi milenial, khususnya pelajar dan mahasiswa terhadap keuangan syariah masih sangat rendah.

Berpijak dari hal tersebut, Mulyanto menyampaikan bahwa OJK Kantor Regional 4 Jawa Timur bersama para penggiat keuangan syariah di Jawa Timur menggagas program peningkatan literasi keuangan syariah yang diwujudkan dalam bentuk Penyusunan Buku Gaul Keuangan Syariah.

Buku ini merupakan publikasi seri Edukasi Keuangan Syariah ke-3 setelah sebelumnya Kantor OJK Regional 4 Jawa Timur meluncurkan Buku Kumpulan Khotbah Bisnis dan Keuangan Syariah pada bulan Desember 2015 dan Buku Pintar Keuangan Syariah pada bulan Juni 2018 yang seluruhnya bertujuan untuk mendukung dakwah keuangan syariah.

Buku ini disusun OJK Kantor Regional 4 Jawa Timur bersama MUI Jawa Timur, ADPASI, Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Majelis Sarjana Ekonomi Islam (MASEI), Forum Dai Ekonomi Islam (FORDEIS), Forum Dosen Ekonomi dan Bisnis Islam (FORDEBI), Kantor Kementrian Agama Provinsi Jawa Timur, Universitas Airlangga dan Universitas Negeri Surabaya.

Dalam kegiatan AKSI GAUL MADURA diawali dengan acara urban bazar dan panggung hiburan. Urban bazar tersebut dikuti oleh sekitar 100 (seratus) UMKM dan diramaikan dengan festival musik pelajar serta lomba yel-yel Tabungan GAUL iB. Selain itu, masyarakat yang berkunjung dapat memperoleh penawaran diskon apabila berbelanja dalam bazar dengan menggunakan aplikasi Tabungan GAUL iB. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempromosikan Tabungan GAUL iB sekaligus menggerakkan UMKM di Sumenep.

Rangkaian kegiatan berikutnya dilaksanakan pada hari Rabu, 18 Desember 2019 diawali dengan acara Talkshow yang mengusung tema “Gaya Hidup Muslim Millenial di Era 4.0” dilanjutkan dengan penyerahan Buku Gaul Keuangan Syariah secara simbolik oleh Kepala OJK Regional 4 Jawa Timur kepada Bupati Sumenep dan seluruh rangkaian acara ditutup dengan proses grand launching Tabungan Gaul iB. (OJK/Tls)

You may also like...